Sebuah laporan terbaru mengungkap bahwa sekitar 3,3 juta layanan email POP3 dan IMAP di seluruh dunia beroperasi tanpa enkripsi, membuatnya rentan terhadap serangan siber.
Layanan yang tidak terenkripsi ini memungkinkan penyerang untuk mencegat dan membaca email, mencuri kredensial login, dan menyebarkan malware. Negara-negara dengan jumlah layanan tidak terenkripsi tertinggi meliputi Amerika Serikat, Jerman, dan Rusia.
Para ahli keamanan siber merekomendasikan penggunaan protokol terenkripsi seperti STARTTLS atau SSL/TLS untuk melindungi komunikasi email dan mencegah potensi ancaman.
Sumber:
https://cybersecuritynews.com/
3-3m-pop3-imap-services-
unencrypted/
Layanan yang tidak terenkripsi ini memungkinkan penyerang untuk mencegat dan membaca email, mencuri kredensial login, dan menyebarkan malware. Negara-negara dengan jumlah layanan tidak terenkripsi tertinggi meliputi Amerika Serikat, Jerman, dan Rusia.
Para ahli keamanan siber merekomendasikan penggunaan protokol terenkripsi seperti STARTTLS atau SSL/TLS untuk melindungi komunikasi email dan mencegah potensi ancaman.
Sumber:
https://cybersecuritynews.com/
3-3m-pop3-imap-services-
unencrypted/