Sebuah tim peneliti telah mengembangkan pendekatan baru yang disebut ART4SQLi yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi deteksi kerentanan injeksi SQL (SQLi) selama pengujian penetrasi (Pentesting).
Metode inovatif ini, yang dijelaskan dalam makalah terbaru, memanfaatkan Teknik pengujian acak adaptif untuk memprioritaskan dan memilih muatan injeksi SQL secara lebih efektif.
Injeksi SQL tetap menjadi salah satu kerentanan aplikasi web yang paling kritis, memungkinkan penyerang memanipulasi kueri basis data dan berpotensi mendapatkan akses yang tidak sah.
Meskipun pengujian dinamis biasanya digunakan untuk menemukan kelemahan SQLi sebelum penerapan, prosesnya dapat memakan waktu dan sumber daya yang intensif karena banyaknya muatan serangan potensial. ART4SQLi menjawab tantangan ini dengan memilih payload yang menjanjikan secara cerdas untuk dievaluasi, daripada mengujinya secara berurutan atau acak.
Sumber:
https://cybersecuritynews.com/
art4sqli-sqli-detection-method/
Metode inovatif ini, yang dijelaskan dalam makalah terbaru, memanfaatkan Teknik pengujian acak adaptif untuk memprioritaskan dan memilih muatan injeksi SQL secara lebih efektif.
Injeksi SQL tetap menjadi salah satu kerentanan aplikasi web yang paling kritis, memungkinkan penyerang memanipulasi kueri basis data dan berpotensi mendapatkan akses yang tidak sah.
Meskipun pengujian dinamis biasanya digunakan untuk menemukan kelemahan SQLi sebelum penerapan, prosesnya dapat memakan waktu dan sumber daya yang intensif karena banyaknya muatan serangan potensial. ART4SQLi menjawab tantangan ini dengan memilih payload yang menjanjikan secara cerdas untuk dievaluasi, daripada mengujinya secara berurutan atau acak.
Sumber:
https://cybersecuritynews.com/
art4sqli-sqli-detection-method/